Senin, 30 November 2015

Permainan Kasti

Permainan kasti 

Permainan kasti merupakan permainan yang di maenkan secara berkelompok atau
beregu yang di maenkan dengan bola kecil seperti bola tenis lapangan dengan
satu pemukul.

Cara bermain dalam permainan kasti ini adalah :

Bentuklah dua regu dan pingsut kalah  dan menang
masing-masing regu terdiri dari 10-12 anak.
sebelum melaksanakan permainan harus di undi terlebih dahulu.
tiap babak tediri dari 2x30 menit
waktu istirahat 10 menit
tim regu yang memukul bola  harus berurutan dari 1-terakhir secara bergantian.
tentukan 3-5 tiang hinggap dengan jarak yang berlainan (tentukan dengan
jumlah anak).

Tim penjaga

Bola yang di lemparkan mengenai badan lawan.
menangkap bola secara langsung yang di pukul oleh lawan sebanyak tiga kali
berturut-turut.
pemain terakhir dalam reguu pemukul membakar  ruang bebas.

kemenangan

Regu yang penjaga berhasil menngkap langsung bola yang di pukul mendapatkan point 1
jika pemukul benar seorang pemukul dapat kembali keruang bebas tanpa berhenti pada
tiang-tiang perhantian.

Senin, 23 November 2015

Permainan tradisional Boy-boyan

Boy-boyan
boy-boyan ini termasuk dalam Permainan tradisonal yng di mainkan
dengan total lima sampai sepuluh orang, permainan ini sangat popular
di masyarakat kampung dan sangat di gemari oleh setiap anak-anak maupun
anak remaja karena permainan ini sangat menyenangkan dan bisa melatih
ketepatan lemparan ke target tertentu. permainan ini bisa di lakukan
dengan Cara Bermain":
Model permainannya yaitu menyusun lempengan batu,
atau diambil dari pecahan genting atau pocelen yang berukuran
relatif kecil.
setelah ada kira-kira sepuluh genteng atau batu yang tipis maka
Bolanya bervariasi,ada yang menggunakan bola tenes, bola kasti, dan
biasa jg terbuat dari buntalan kertas yang dilapisi plastik,
empuk dan tidak keras,
sehingga tidak melukai. Satu orang sebagai penjaga lempengan,
yang lainnya kemudian bergantian melempar tumpukan lempengan itu
dengan bola sampai roboh semua.
Setelah roboh maka penjaga harus
mengambil bola dan melemparkannya ke anggota lain yang melempar bola
sebelumnya. Yang terkena lemparan bola yang gatian menjadi penjaga
lempengannya.

Permainan Congkak

Pemaianan congkak

Permainan congklak dilakukan oleh dua orang.
Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak
dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak.
Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik,
sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian,
batu-batuan, kelereng atau plastik.
Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14
lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua
sisinya. Setiap 7 lobang kecil di sisi pemain dan lobang besar
di sisi kananya dianggap sebagai milik sang pemain.
Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji.
Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat
memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang di
sebelah kanannya dan seterusnya. Bila biji habis di lobang kecil yang
berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan
melanjutkan mengisi, bila habis di lobang besar miliknya maka ia
dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya. Bila habis
di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil seluruh
biji di sisi yang berhadapan. Tetapi bila berhenti di lobang kosong
di sisi lawan maka ia berhenti dan tidak mendapatkan apa-apa.
Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi yang dapat
dimabil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain).
Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.

Rabu, 18 November 2015

Permainan Benteng-Bentengan

Benteng-Bentengan
Benteng adalah permainan yang dimainkan oleh dua grup,
masing-masing terdiri dari 4 sampai dengan 8 orang.
Masing-masing grup memilih suatu tempat sebagai markas,
biasanya sebuah tiang, batu atau pilar sebagai 'benteng'.



Cara Bermain:


Tujuan utama permainan ini adalah untuk menyerang dan mengambil alih
 'benteng' lawan dengan menyentuh tiang atau pilaryang telah dipilih
oleh lawan dan meneriakkan kata benteng. Kemenangan juga bisa diraih
dengan 'menawan' seluruh anggotalawan dengan menyentuh tubuh mereka.
Untuk menentukan siapa yang berhak menjadi 'penawan' dan yang '
tertawan' ditentukan dariwaktu terakhir saat si 'penawan' atau
'tertawan' menyentuh 'benteng' mereka masing-masing.
Orang yang paling dekat waktunya ketika menyentuh bentengberhak
menjadi 'penawan' dan bisa mengejar dan menyentuhanggota lawan untuk
menjadikannya tawanan. Tawanan biasanya ditempatkan di sekitar benteng
 musuh. Tawanan juga bisa dibebaskan bila rekannya dapat menyentuh
dirinya.
Dalam permainan ini, biasanya masing - masing anggota mempunyai
tugas seperti 'penyerang', 'mata - mata, 'pengganggu',
dan penjaga'benteng'. Permainan ini sangat membutuhkan kecepatan
berlari dan juga kemampuan strategi yang handal.

Senin, 16 November 2015

Lompat tali


Permainan lompat tali tergolong sederhana karena hanya
melompati anyaman karet dengan ketinggian tertentu.
Jika pemain dapat melompati tali-karet tersebut,
maka ia akan tetap menjadi pelompat hingga merasa lelah dan
berhenti bermain. Namun, apabila gagal sewaktu melompat,
pemain tersebut harus menggantikan posisi pemegang tali
hingga ada pemain lain yang juga gagal dan menggantikan posisinya.

Ada beberapa ukuran ketinggian tali karet yang harus dilompati,
yaitu:
(1) tali berada pada batas lutut pemegang tali;
(2) tali berada sebatas di pinggang
(sewaktu melompat pemain tidak boleh mengenai tali karet sebab
jika mengenainya, maka ia akan menggantikan posisi pemegang tali;
(3) posisi tali berada di dada pemegang tali
(pada posisi yang dianggap cukup tinggi ini pemain boleh mengenai tali
sewaktu melompat, asalkan lompatannya berada di atas tali dan
tidak terjerat);
(4) posisi tali sebatas telinga;
(5) posisi tali sebatas kepala;
(6) posisi tali satu jengkal dari kepala;
(7) posisi tali dua jengkal dari kepala; dan
(8) posisi tali seacungan atau hasta pemegang tali.

Permaina Dakon

Dakon di sebut juga dengan congkak,yang artinya adalah suatu permainan tradisional yang dikenal
di seluruh Indonesia. Biasanya dalam permainan,
sejenis cangkang kerang digunakan sebagai biji congklak dan
jika tidak ada, kadangkala digunakan juga biji-bijian dari

tumbuh-tumbuhan. permainan ini sangat menyenangkan bagi anak-anak dengan cara
bermain seperti yang di sebutkan sebagai berikut :
Cara Bermain:

Permainan dakon/congklak dilakukan oleh dua orang.
Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan dakon atau
papan congkak,
Umumnya papan congklak terbuat dari kayu dan plastik,
sedangkan bijinya terbuat dari cangkang kerang, biji-bijian,
batu-batuan, atau plastik.
Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri 14 lobang
kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya.
Setiap lobang di isi 7buah biji-bijian kecil di sisi pemain dan lobang besar di sisinya
di isi ketika sedang dalam permainan di mulai dan
dianggap sebagai milik sang pemain.
Pada awal permainan setiap lobang kecil diisi dengan tujuh buah biji.
Dua orang pemain yang berhadapan, salah seorang yang memulai dapat
memilih lobang yang akan diambil dan meletakkan satu ke lobang
di sebelah kanannya dan seterusnya. Bila biji habis di lobang kecil
yang berisi biji lainnya, ia dapat mengambil biji-biji tersebut dan
melanjutkan mengisi, bila habis di lobang besar miliknya
maka ia dapat melanjutkan dengan memilih lobang kecil di sisinya.
Bila habis di lubang kecil di sisinya maka ia berhenti dan mengambil
seluruh biji di sisi yang berhadapan.
Tetapi bila berhenti di lobang kosong di sisi lawan maka ia berhenti
dan tidak mendapatkan apa-apa.

Permainan dianggap selesai bila sudah tidak ada biji lagi
yang dapat dimabil (seluruh biji ada di lobang besar kedua pemain).
Pemenangnya adalah yang mendapatkan biji terbanyak.

Selasa, 10 November 2015

permainan lompat tali

lompat tali

Permainan lompat tali ini bisa di temukan hampir di seluh indonesia.
Permainan lompat tali tergolong sederhana karena hanya melompati anyaman
yang terbuat dari karet dengan ketinggian tertentu.
Jika pemain dapat melompati tali-karet tersebut,
maka ia akan tetap menjadi pelompat hingga merasa lelah dan berhenti
 bermain. Namun, apabila gagal sewaktu melompat,
pemain tersebut harus menggantikan posisi pemegang tali hingga
ada pemain lain yang juga gagal dan menggantikan posisinya.

Ada beberapa ukuran ketinggian tali karet yang harus dilompati, yaitu:
1 tali berada pada batas lutut
2 tali berada sebatas di pinggang
  (sewaktu melompat pemain tidak boleh mengenai tali karet sebab
  jika mengenainya, maka ia harus berhenti dalam permainan itu atau
  akan menggantikan posisi pemegang tali
3 posisi tali berada di dada
  pada posisi yang dianggap cukup tinggi ini pemain boleh mengenai tali sewaktu melompat,
  asalkan lompatannya berada di atas tali dan tidak terjerat);
4 posisi tali sebatas telinga
  melompati tali dengan cara melompat supaya tidak terjerat lagi.
5 posisi tali sebatas kepala
  posisi yang ini sangat tinggi bagi anak2 maka boleh menggunakan tangan
  dengan cara menepuk tali tersebut.
6 posisi tali satu jengkal dari kepala;
7 posisi tali dua jengkal dari kepala; dan
8 posisi tali mengacungkan tangan (merdeka) atau hasta pemegang tali.
jika semua tahapan ini selesai di lewati dan tidak terjerat dalam tali tersebut
maka mereka orang itu berhak menjadi pemenang dan mendapatkan nilai 1 dari
tiap masing-masing orang, dan untuk yang berlum lolos atau terjerat terus dengan
tali maka orang itu harus mengulangi lagi secara terus menerus sampai dia bisa
melewatinya.